PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI GIZI SEIMBANG UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI KELURAHAN LINGKAR BARAT KOTA BENGKULU
DOI:
https://doi.org/10.2448/jipem.v4i1.130Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Gizi Seimbang, Stunting, Edukasi KesehatanAbstract
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, termasuk di Kota Bengkulu, yang berakar pada kurangnya pengetahuan dan praktik gizi yang tidak memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberdayakan para ibu balita di Kelurahan Lingkar Barat mengenai pentingnya gizi seimbang sebagai upaya fundamental dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan serangkaian kegiatan partisipatif berupa penyuluhan interaktif, demonstrasi memasak Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) bergizi, serta diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion). Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta serta observasi partisipatif untuk melihat perubahan perilaku awal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, dengan skor rata-rata pengetahuan meningkat sebesar 85% setelah intervensi. Selain itu, teramati pula antusiasme tinggi dan tumbuhnya kesadaran kolektif di antara para ibu untuk menerapkan praktik pemberian makan yang lebih baik bagi anak-anak mereka. Kesimpulannya, program edukasi gizi yang bersifat partisipatif dan berkelanjutan terbukti efektif dalam memberdayakan masyarakat, khususnya para ibu, untuk secara mandiri melakukan upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga dan komunitas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nabila Yusnita, Rani Oktaviani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


