PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DALAM REHABILITASI LAHAN PASCA-TAMBANG MELALUI TEKNOLOGI IRIGASI TENAGA SURYA DI KABUPATEN KETAPANG
DOI:
https://doi.org/10.2448/jipem.v3i1.126Keywords:
Pemberdayaan Petani, Lahan Pasca-Tambang, Irigasi Tenaga SuryaAbstract
Aktivitas pertambangan skala besar di Kabupaten Ketapang telah meninggalkan warisan lahan kritis yang luas, asam, dan tidak produktif, sehingga menghilangkan sumber penghidupan masyarakat agraris. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani lokal dalam merehabilitasi lahan pasca-tambang melalui transfer teknologi pertanian berkelanjutan. Fokus utama dari program ini adalah perancangan dan implementasi sistem irigasi tetes bertenaga surya sebagai solusi inovatif untuk mengatasi masalah ketersediaan air dan kondisi tanah yang ekstrem. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 25 petani, program ini memfasilitasi serangkaian lokakarya teknis dan pendampingan lapangan. Hasil dari program ini menunjukkan adanya transformasi kapabilitas yang signifikan pada kelompok tani, dari yang semula pesimis menjadi mampu mengelola lahan kritis secara produktif. Secara konkret, program ini berhasil merehabilitasi satu hektar lahan tidur, membangun satu unit sistem irigasi tenaga surya yang berfungsi penuh, dan menghasilkan panen perdana sayuran organik. Lebih dari itu, terjadi perubahan sosial yang mendalam, di mana kelompok tani berevolusi menjadi sebuah unit usaha kolektif yang mandiri dengan visi keberlanjutan ekologis dan ekonomis. Program ini membuktikan bahwa pendekatan teknologi tepat guna yang partisipatif adalah kunci untuk memulihkan baik ekosistem yang rusak maupun harapan komunitas yang terpinggirkan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ardi Prasetya, Laila Novita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


