UMKM KERIPIK PEPAYA KARANG ENDAH: SOLUSI EKONOMI KREATIF DARI DESA
DOI:
https://doi.org/10.2448/jipem.v4i2.156Keywords:
ekonomi kreatif, kripik pepayaAbstract
Desa Karang Endah di Kecamatan Kepahiang memiliki potensi besar dalam komoditas pepaya, namun selama ini belum dimaksimalkan secara optimal. Harga jual pepaya segar cenderung rendah dan tidak stabil, sehingga diperlukan inovasi pengolahan untuk meningkatkan nilai tambahnya. Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah pengembangan UMKM keripik pepaya sebagai alternatif produk kreatif bernilai ekonomi tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kolaboratif dan partisipatif melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bengkulu tahun 2025, dengan mahasiswa sebagai fasilitator pemberdayaan warga. Strategi pengembangan UMKM mencakup pelatihan produksi, diversifikasi rasa, pengemasan, branding lokal, pemasaran digital, serta pembentukan kelembagaan usaha bersama. Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, terutama bagi perempuan dan pemuda desa. Dengan pendekatan terintegrasi yang berkelanjutan, UMKM keripik pepaya menjadi model ekonomi kreatif desa yang mampu mendorong ketahanan pangan dan kemandirian masyarakat lokal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Marta Deki Putra, Melati Alia Ningsi, M. Daffa Syahdillah, Elchita Eka Putri, Elva Gustina, Rustikawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


