ANALISIS YURIDIS IMPLIKASI PIDANA ADVOKAT DALAM RKUHP TERHADAP ASAS INDEPENDENSI PROFESI DAN DUE PROCESS OF LAW

Authors

  • Ahmad Yasir Irsyahma Universitas Bengkulu
  • Stevri Iskandar Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.1903/jihk.v6i2.167

Keywords:

Independensi Advokat, Kriminalisasi, RKUHP, Due Process of Law, Imunitas Hukum

Abstract

Penelitian hukum normatif ini menganalisis secara kritis Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) terkait pengaturan tindak pidana yang mengancam profesi Advokat, khususnya dalam konteks pelanggaran asas independensi dan due process of law. Advokat dijustifikasi sebagai pilar penegak hukum yang independen, namun pengaturan pidana yang ambigu dalam RKUHP berpotensi menciptakan kriminalisasi dan menghambat hak pembelaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan menelaah secara normatif kesesuaian pengaturan pidana Advokat dalam RKUHP dengan Undang-Undang Advokat dan Prinsip-Prinsip Dasar PBB tentang Peran Advokat. Metode yang digunakan adalah analisis normatif-yuridis dengan pendekatan konseptual, perundang-undangan, dan teori Hukum Pidana. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengaturan pidana Advokat dalam RKUHP harus direvisi untuk menghindari multitafsir yang mengancam imunitas (immunity) dan independensi profesi. Disimpulkan bahwa perlindungan hukum Advokat harus diperkuat untuk menjamin keadilan prosedural bagi tersangka/terdakwa.

Downloads

Published

23-11-2025

How to Cite

Irsyahma, A. Y., & Iskandar, S. (2025). ANALISIS YURIDIS IMPLIKASI PIDANA ADVOKAT DALAM RKUHP TERHADAP ASAS INDEPENDENSI PROFESI DAN DUE PROCESS OF LAW. Jurnal Inovasi Hukum Dan Kebijakan, 6(2). https://doi.org/10.1903/jihk.v6i2.167

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.